Buku ini dirancang sebagai karya referensi akademis dan teologis untuk meneliti bagaimana nubuatan-nubuatan dalam Kitab Daniel dan Wahyu dipahami sepanjang sejarah gereja. Di tengah berbagai ragam metode penafsiran modern (seperti preterisme, futurisme, atau idealisme), buku ini secara konsisten mempertahankan dan memperkuat metode historis (historicist method)—yakni pendekatan yang memandang nubuatan apokaliptik Alkitab sebagai garis waktu sinambung (continuous line) yang membentang dari masa nabi-nabi, zaman gereja mula-mula, Abad Pertengahan, Reformasi, hingga penggenapannya di akhir zaman.