Menjelaskan bahwa nilai dan harga diri seseorang tidak ditentukan oleh status sosial, harta kekayaan, atau pencapaian duniawi, melainkan melekat pada fakta bahwa setiap manusia membawa cetak biru (peta) Sang Pencipta.Mengupas mandat kebudayaan di mana manusia diberi kepercayaan untuk mengelola, merawat, dan memelihara alam semesta serta sesama dengan penuh tanggung jawab, keadilan, dan kasih, bertindak sebagai perpanjangan tangan Allah di bumi.