Buku ini berangkat dari pemahaman bahwa iman bukanlah sekadar doktrin teoretis atau sekumpulan teori keagamaan yang kaku, melainkan kekuatan dinamis yang hidup dan sanggup mendatangkan perubahan nyata di tengah situasi sesulit apa pun. Ketika seseorang dihadapkan pada kebuntuan—baik itu krisis ekonomi, penyakit yang tak kunjung sembuh, masalah keluarga, maupun tekanan hidup yang menghimpit—iman yang benar bertindak sebagai jangkar