Menyelidiki kontradiksi antara citra publik keagamaan para pejabat dengan praktik spiritual mereka yang sesungguhnya di balik layar. Buku ini membedakan antara agama sebagai simbol atau alat politis semata dengan agama sebagai keyakinan batin yang autentik.Menganalisis bagaimana latar belakang denominasi atau keyakinan agama membentuk pandangan para legislator terhadap isu-isu sosial, etika, dan perundang-undangan.