Buku ini menjawab pergumulan para pemimpin gereja mengenai mengapa pelayanan sering kali terasa kurang bersemangat, tidak terarah, atau berjalan "asal ada". Penulis memberikan kerangka kerja teologis dan manajerial yang menegaskan bahwa gereja juga memerlukan profesionalisme melalui perencanaan jangka panjang agar visi dan misi ilahi dapat diwujudkan secara nyata di tengah perkembangan zaman