Buku ini mengupas secara mendalam mengenai hubungan, kedudukan, dan kerja sama antara kaum awam (warga jemaat biasa) dan pendeta (pelayan khusus) di dalam tubuh gereja. Sering kali muncul sekat atau pandangan keliru di tengah jemaat seolah-olah pendeta adalah "pelaku utama" urusan rohani, sementara kaum awam hanya bertindak sebagai penonton atau objek pelayanan.