"Kebahagiaan Sejati" bukan sekadar perasaan senang yang bersifat sementara, pencapaian materi, atau ketiadaan masalah dalam hidup. Sebagian besar literatur pengembangan diri, filsafat hidup, maupun panduan rohani sepakat bahwa kebahagiaan sejati merupakan sebuah kondisi batin yang stabil, damai, dan penuh syukur—yang tidak mudah goyah oleh perubahan situasi luar atau gelombang penderitaan.