Buku "Pertarakan" membahas secara mendalam mengenai konsep, sejarah, serta praktik hidup bertarak (asceticism)—sebuah disiplin rohani yang melibatkan pengekangan diri, hidup sederhana, dan pengurangan keterikatan pada hal-hal duniawi demi mendekatkan diri kepada Tuhan dan mempertajam kepekaan batin. Buku ini mengajak pembaca untuk melihat kembali relevansi hidup prihatin di tengah masyarakat modern yang cenderung konsumtif dan materialistis.