Penulis mengupas satu per satu berbagai alasan, keraguan (syubhat), dan hambatan psikologis maupun sosial yang sering kali dikemukakan kaum wanita sebagai penundaan untuk berhijab. Syaikh Abdul Hamid al-Bilaly mematahkan berbagai alasan tersebut secara bijak dengan bersandar pada dalil-dalil Al-Qur'an, As-Sunnah, serta logika sehat, seraya mengingatkan bahwa hijab bukanlah sekadar tradisi budaya atau pilihan bebas, melainkan bentuk ketaatan mutlak seorang hamba kepada Sang Pencipta.