Judul "Ragi Carita" menyimbolkan bahwa kehadiran kekristenan di Indonesia pada awalnya masuk secara perlahan bagaikan "ragi" di tengah adonan masyarakat Nusantara yang plural. Buku ini tidak hanya memaparkan data kronologis, tanggal, atau nama tokoh secara objektif, tetapi juga menyertakan analisis kritis dan pertimbangan teologis mengenai bagaimana Injil diberitakan—sering kali berkelindan erat dengan kepentingan politik, ekspansi kolonial, sistem perdagangan rempah, hingga dinamika perjumpaan budaya.