Gereja Methodist Indonesia bertumbuh dari gerakan kebangunan rohani yang dipelopori oleh John Wesley di Inggris pada abad ke-18, yang kemudian dibawa ke Nusantara melalui misi penginjilan dari Amerika Serikat dan denominasi Methodist pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. GMI dikenal luas atas penekanannya pada keselamatan oleh kasih karunia melalui iman, kehidupan pengudusan praktis (santification), kepedulian sosial yang nyata, serta kontribusinya yang sangat besar dalam dunia pendidikan dan pelayanan medis.