Bekerja bukanlah sekadar hukuman akibat kejatuhan manusia ke dalam dosa atau sekadar sarana untuk mencari nafkah finansial semata. Alkitab mengajarkan bahwa Allah sendiri adalah Pekerja (Sang Pencipta), dan Ia menciptakan manusia menurut gambar-Nya (Imago Dei) dengan kapasitas untuk berkarya, mengelola, dan mengembangkan dunia. Oleh karena itu, di mana pun seseorang bekerja—baik di kantor, ladang, laboratorium, ruang kelas, maupun di rumah—pekerjaan tersebut adalah ladang pelayanan dan panggillan ilahi (vocation).