Hermeneutika Alkitab tidak sekadar membaca teks secara harfiah atau sembarangan, melainkan menggunakan kaidah, prinsip, dan metode yang sistematis agar penafsir tidak memaksakan gagasan pribadinya (eisegesis) ke dalam teks, melainkan menggali makna asli yang dikehendaki oleh Allah dan penulis manusia (eksegesis). Pendekatan ini memastikan bahwa integritas, konteks, dan pesan teologis Alkitab tetap terjaga dengan akurat.