Film ini diadaptasi dari kisah nyata sekelompok petani dan orang-orang percaya di wilayah timur laut Amerika Serikat pada abad ke-19. Perjalanan iman mereka diuji secara luar biasa ketika sebuah nubuatan besar tentang kedatangan kembali Yesus Kristus—yang dipelopori oleh seorang petani dan mantan perwira militer bernama William Miller—nampaknya tidak terjadi sesuai perhitungan waktu pada 22 Oktober 1844 (peristiwa yang kemudian dikenal sebagai Great Disappointment atau Kekecewaan Besar).
Di tengah kehancuran, keraguan, dan cemoohan dunia luar, sisa-sisa orang percaya tersebut tidak menyerah. Melalui pencarian kebenaran yang mendalam di dalam Alkitab, pergumulan iman, dan berbagai wahyu ilahi, mereka menemukan landasan teologis yang kokoh yang kemudian melahirkan sebuah gerakan keagamaan global—Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh—yang berfokus pada penyiapan dunia menyambut kedatangan Yesus yang kedua kalinya, serta memelopori pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, dan komunikasi.