Pendidikan Agama Buddha berpusat pada pengembangan potensi batin manusia melalui latihan moral (sīla), konsentrasi atau meditasi (samādhi), dan pengembangan kebijaksanaan (paññā). Ajaran ini tidak menuntut keyakinan buta, melainkan mengajak setiap individu untuk menyelidiki, merenungkan, dan membuktikan kebenaran ajaran tersebut dalam pengalaman hidup nyata (ehipassiko).