Buku ini membahas fenomena penggunaan nama "Yahweh" di kalangan umat Kristen. Penulis menjelaskan mengapa nama tersebut sempat kurang dikenal atau bahkan dihindari, serta bagaimana kemudian nama tersebut justru mulai banyak diperbincangkan dan digunakan kembali. Faktor Historis dan Dogmatis: Penulis mengupas alasan mengapa nama "Yahweh" (atau "Yehuwa") sempat dianggap sebagai kosakata yang eksklusif milik aliran Saksi Yehuwa. Karena adanya perbedaan pandangan teologis dengan kelompok tersebut, banyak orang Kristen menjadi apriori atau merasa enggan menggunakan nama tersebut dalam ibadah mereka.