Ia menceritakan rutinitas sehari-hari, interaksi dengan sesama narapidana, hubungan dengan petugas penjara, hingga pergulatan batinnya dalam menghadapi keterbatasan ruang dan waktu. Judul "Menghitung Hari" merujuk pada rutinitas narapidana yang menghitung hari demi hari masa hukuman untuk mencapai kebebasan, namun dalam bukunya, ia mengubah makna "menghitung hari" menjadi cara untuk menghargai setiap detik kehidupan di mana pun berada.