Buku ini berusaha mendobrak pemahaman keliru yang sering muncul di kalangan orang beragama—bahwa menjadi "umat pilihan" adalah sebuah status eksklusif yang membuahkan kebanggaan rohani atau legalisme. Sebaliknya, Dwight menekankan bahwa pemilihan Tuhan sepenuhnya didasarkan pada kasih karunia (grace) dan bertujuan untuk misi pelayanan, bukan sekadar keselamatan kelompok sendiri.