Buku ini berargumen bahwa mengajar sejarah bukanlah sekadar menyampaikan fakta kronologis, melainkan sebuah proses teologis. Land menantang para pendidik untuk tidak memisahkan iman Kristen dari disiplin ilmu sejarah, melainkan melihat sejarah sebagai panggung di mana Tuhan menyatakan kedaulatan-Nya dalam perjalanan manusia.