Buku ini menggunakan pendekatan ilmu sosial (sosiologi dan antropologi) untuk menafsirkan teks-teks Perjanjian Baru. Penulis tidak hanya melihat pesan teologis dari tulisan-tulisan para rasul, tetapi mencoba merekonstruksi bagaimana kehidupan sehari-hari, struktur sosial, dan nilai-nilai budaya masyarakat Mediterania abad pertama membentuk cara jemaat Kristen awal berinteraksi.