He That Cometh (judul asli dalam bahasa Norwegia: Han som kommer) adalah studi mendalam mengenai konsep Mesias dalam agama Yahudi dan hubungannya dengan pemikiran Kristen awal. Mowinckel menelusuri bagaimana harapan akan sosok "yang akan datang" (Mesias) berkembang dari masa ke masa di Israel kuno.
Poin utama yang diangkat oleh Mowinckel adalah bahwa harapan mesianis tidak bersifat statis, melainkan sebuah tradisi yang terus berkembang, beradaptasi dengan situasi sejarah, politik, dan teologis yang dihadapi umat Israel pada zamannya.