Buku ini merupakan panduan praktis dan teoretis bagi para pemimpin serta anggota gereja dalam menghadapi dan mengelola konflik yang tidak terelakkan di dalam kehidupan berjemaat. Penulis berpendapat bahwa konflik di gereja bukanlah tanda kegagalan rohani, melainkan sebuah realitas manusiawi yang, jika dikelola dengan cara yang tepat, justru dapat menjadi sarana untuk pertumbuhan dan pembaruan gereja.