Pengembangan Agen Kardiovaskular: Fokus yang kuat pada desain senyawa untuk pengelolaan tekanan darah dan penyakit jantung, termasuk riset awal mengenai penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitors).
Studi Antitumor: Peningkatan publikasi mengenai agen sitotoksik dan sintesis molekul untuk penghambatan pertumbuhan sel kanker.
Agen Anti-Infeksi: Melanjutkan penelitian pada antibiotik baru, senyawa antiviral, dan antiprotozoa.
Pengembangan Metode Drug Design: Penggunaan metode kimia komputasi yang mulai muncul untuk memodelkan interaksi obat dengan reseptor biologis.
Analisis Hubungan Struktur-Aktivitas (SAR): Laporan mendalam mengenai bagaimana modifikasi gugus fungsi pada molekul induk memengaruhi efikasi dan toksisitas obat.