Buku ini berargumen bahwa untuk memahami kitab Daniel dengan benar, pembaca tidak boleh hanya melihatnya sebagai kumpulan kisah lepas, melainkan sebagai sebuah kesatuan yang terstruktur dengan cermat. Dr. Shea menggunakan metode analisis struktur sastra—khususnya pola kiasmus—untuk membedah pesan utama dalam kitab tersebut.