Buku ini menyajikan analisis mendalam mengenai nilai-nilai filosofis dan panduan hidup etnik Simalungun yang terkandung di dalam folklore lisan mereka. Penulis menggunakan kerangka teori orientasi nilai budaya (seperti teori Clyde Kluckhohn) untuk membedah bagaimana peribahasa (umpasa atau poken) serta cerita rakyat Simalungun merespons masalah-masalah pokok eksistensi manusia di dunia.