Kitab ini merupakan puisi cinta yang merayakan keindahan dan kesucian hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam ikatan pernikahan.
Tema Utama: Menggambarkan cinta sebagai anugerah ilahi yang kuat, eksklusif, dan indah.
Interpretasi: The Pulpit Commentary menyajikan pendekatan ganda, yaitu mengakui makna harfiahnya tentang cinta suami-istri, sekaligus mengulas interpretasi alegoris yang memandang kitab ini sebagai gambaran kasih Allah kepada umat-Nya atau kasih Kristus kepada jemaat-Nya.